Detail Berita
ANGGOTA PPS SE-KOTA YOGYAKARTA DILANTIK
28-07-2008

ANGGOTA PPS SE-KOTA YOGYAKARTA DILANTIK

 

Untuk menyongsong penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2009, sebanyak 135 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) sekota Yogyakarta, belum lama ini (20/06) bertempat di Pendopo Balaikota, dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Yogyakarta, Miftachul Alfin. Dikatakan, dengan pelantikan para anggota PPS ini, maka mereka telah menjadi satu bagian dari KPU sebagai penyelenggara pemilu.

Alfin berharap para anggota PPS segera melakukan penyesuaian dan berkoordinasi antar sesama anggota PPS maupun anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan KPU. Karena menurut Alfin, tahapan penyelenggaraan pemilu telah dimulai dan saat ini berada pada masa tengah-tengah tahapan penyelenggaraan pemilu 2009. Ditambahkan, ada yang berbeda dengan pemilu 2004 maupun saat pemilihan Kepala Daerah. Pada pemilu 2009 ini sesuai dengan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu No. 22/2007 anggota PPS tidak lagi terlibat dalam proses pemungutan suara. “Walaupun namanya masih Panitia Pemungutan Suara, yang terkait dengan pemungutan suara hanyalah membentuk KPPS pada saatnya nanti”, ujar Alfin.

Lebih lanjut dijelaskan, PPS nantinya hanya terfokus pada pemutakhiran atau penyusunan daftar pemilih, untuk itu anggota PPS segera melakukan koordinasi dan menentukan ketua PPS serta melakukan koordinasi dengan lurah setempat, imbuh Alfin.

Beberapa hari sebelumnya (05/06), sebanyak 57 laki-laki dan 13 perempuan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kota Yogyakarta juga telah dilantik oleh Ketua KPUD Kota Yogyakarta bertempat di ruang utama atas Balaikota. Pelantikan PPK disaksikan Walikota serta jajaran Muspida Kota Yogyakarta. Pada kesempatan itu, Walikota Yogyakarta Herry Zudianto berharap agar para anggota PPK dapat mengamankan sistem dan prosedur dalam pelaksanaan pemilu.

Walikota Herry Zudianto juga menegaskan bahwa apapun pilihan masyarakat Yogyakarta namun marilah kita bersama-sama selalu menyemangatkan bahwa kita semua adalah “wong Ngayogyakarta” dan satu Indonesia. Karena pembangunan membutuhkan kebersamaan, gotong royong, saling memberi dan menerima serta saling mengisi. Mari kita bangkit, bersatu, pantang menyerah karena kita bangsa Indonesia dapat sejajar dengan bangsa-bangsa yang lain.(miktik)

abi is agusbudi | Tanya Komputer