Detail Berita
SMP NEGERI 13 BUKA KELAS OLAH RAGA
28-07-2008

SMP NEGERI 13 BUKA KELAS OLAH RAGA

 

Keinginan melahirkan atlet-atlet handal kaliber nasional bahkan internasional bukan lagi impian. Yogyakarta yang dikenal sebagai kota gudangnya bibit-bibit atlet potensial, tentu membutuhkan fasilitas pembinaan untuk mengembangkan bibit potensial tersebut hingga lahir atlet-atlet handal. Hal itu akan segera terwujud dengan dibukanya kelas olahraga di SMPN 13 Yogyakarta mulai tahun ajaran 2008/2009.

Pembelajaran olahraga secara formal sangat diperlukan untuk menyalurkan siswa yang berbakat atlet guna mendapatkan pembinaan intensif. SMPN 13 dipilih sebagai rintisan sekolah olahraga di Propinsi DIY dengan membuka kelas khusus olahraga disamping kelas reguler. Sekolah ini telah memiliki fasilitas olahraga berstandar nasional serta telah berprestasi membina anak didiknya menjadi atlet-atlet andalan seperti pada cabang sepakbola.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Drs Syamsuri, kelas olahraga ini merupakan program rintisan yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan bekerjasama dengan Kantor Kesatuan Bangsa Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kelas olahraga merupakan kelas khusus yang pembelajarannya tidak berbeda jauh dengan kelas biasa. Namun peserta didiknya adalah atlet-atlet pilihan (berbakat) dengan pembina / pelatih yang berkompetensi dari induk organisasi cabang olahraga. “Kurikulum tetap sama dengan sekolah biasa namun jadwal pembelajaran bisa menyesuaikan kebutuhan,” terangnya.

Membangun jembatan sukses adalah maksud didirikannya kelas olahraga ini. Para siswa yang memiliki potensi dan bakat akan diasah secara terprogram dan terarah sehingga pembinaan yang diberikan lebih fokus dan jelas. Dilihat dari sumber daya manusia, Yogyakarta memiliki banyak potensi.  Anak-anak merupakan tunas harapan untuk meraih prestasi di bidang olahraga. Terlebih mereka yang dikaruniai kelebihan bakat pada cabang-cabang olahraga tertentu. Namun karena belum adanya sekolah khusus yang mewadahi mereka, menjadikan bakat-bakat tersebut sebagian tak berkembang, sebagian berkembang tapi kurang optimal, dan sebagian saja yang terus berkembang karena adanya dukungan yang memadai dari keluarga.

“Dengan dikembangkannya SMPN 13 menjadi sekolah olahraga diharapkan akan lebih banyak lagi atlet berbakat dapat dibina dalam berbagai cabang.  Sehingga tidak ada lagi anak-anak berprestasi olahraga tetapi mengalami kesulitan memperoleh sekolah,” ujar Kepala Kesbangpor, Drs Agus Purwanto.

“Mari kita berjuang untuk suksesnya prestasi olahraga di republik ini, mudah- mudahan dengan sekolah/kelas olahraga dapat membantu atau merupakan salah satu alternatif menuju kejayaan olahraga di negara kita,” tandasnya. Salam Olahraga !! (♠)

abi is agusbudi | Tanya Komputer