Detail Berita
Kegiatan APBD Kota Jogja Diumumkan
19-10-2007

Setelah mundur beberapa lama dalam pembahasan APBD Kota Yogyakarta tahun 2007 akhirnya daftar kegiatan  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Yogyakarta secara resmi diumumkan. Pengumuman ini disampaikan  Drs. Rapingun, Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta mewakili Walikota Yogyakarta,  Kamis, (21/06) di ruang utama atas balaikota Yogyakarta.

Dalam sambutan yang dibacakan Sekda, Walikota H. Herry Zudianto mengatakan akibat mundurnya pembahasan APBD Kota Yogyakarta tahun 2007 mempengaruhi tata kala pelaksanaan kegiatan APBD Kota Yogyakarta. Sehubungan dengan  terjadinya kemunduran pelaksanaan kegiatan tersebut Walikota berharap  kepala instansi dan PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) segera menindaklanjuti pengumuman itu sesuai dengan tata kala yang telah disepakati.

Besaran anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Yogyakarta tahun 2007  untuk 30 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pengelola Kegiatan total sebesar Rp 79.231.626.476,-. dengan perincian, Pekerjaan Pemborongan sebesar Rp 44.570.942.082,- untuk 223 paket pekerjaan, Pengadaan Barang sebesar Rp. 27.848.868.725,- untuk 139 paket pekerjaan, Konsultasi sebesar Rp 3.791.745.791,- untuk 103 paket pekerjaan, dan Jasa Lainnya sebesar Rp 3.020.069.878,- untuk 79 paket pekerjaan.

Dari jumlah belanja tersebut, Walikota meminta  kepala instansi dan PPTK untuk mencermati kembali kegiatannya dan terus mengedepankan prinsip kemanfaatan bagi masyarakat. Untuk itu, lanjut Walikota, sebelum pelaksanaan kegiatan para PPTK diharapkan menguasai aturan dan perundangan yang menyangkut pelaksanaan kegiatan. "Jangan sampai karena kurang pahamnya terhadap aturan main, terjadi kesalahan yang dapat merugikan pemerintah, penyedia jasa dan masyarakat," ungkap Walikota. Lebih lanjut Walikota berharap  perlu adanya  komunikasi timbal balik antara pengguna jasa dan penyedia jasa, sehingga tercipta kesamaan sikap dan langkah yang positip dalam pelaksanaan kegiatan. Hal itu dimaksudkan agar terpenuhi prinsip-prinsip clean and good governance, seiring dengan komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta yang tertuang dalam Pakta Integritas.

Walikota menambahkan bahwa pengumuman  kegiatan APBD ini merupakan bentuk transparansi Pemerintah Kota Yogyakarta tentang kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan. Pengumuman ini sekaligus sebagai sosialisasi kepada rekanan penyedia barang / jasa yang ingin berpartisipasi menjadi pelaksana kegiatan maupun masyarakat luas lainnya. Dengan mengetahui berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota Yogyakarta,  masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi baik sebagai mitra kerja maupun sebagai pengawas kultural, yang berarti masyarakat secara spontan dapat melakukan pengawasan dengan menggunakan media-media yang ada di forum komunitasnya.

Sementara itu, menanggapi pengumuman kegiatan APBD ini  Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Arif Noor Hartanto mengungkapkan harapannya agar upaya - upaya pelelangan, pemilihan dan penunjukan langsung tetap harus berdasarkan pada aturan main, berlangsung fair dan objektif. Menurut Ketua DPRD Kota, untuk pemilihan dan penunjukan  langsung alasan- alasan yang diberikan  harus objektif dan dipertimbangkan dengan baik. Dan untuk pelelangan, jangan hanya asal murah tetapi  harus memiliki  kualitas terbaik yang bisa dihasilkan oleh penyedia jasa. Unsur lain yang juga sangat penting adalah dengan diumumkan  kepada publik, maka unsur pengawasan dari masyarakat  diharapkan  bisa dilakukan secara optimal. Mengenai pengawasan, Ketua DPRD Kota menambahkan bahwa yang jauh lebih wajib melakukan pengawasan adalah pemerintah itu sendiri terhadap para pelaksana atau pihak yang melakukan pekerjaan tersebut. "Jangan sampai pengawasan  oleh pemerintah itu lemah, oleh pimpinan kegiatan itu lemah  kemudian kualitas tidak bisa dikontrol," imbuh nya. Ketua Dewan ini berharap kalau pengawasan itu baik, kontrol terhadap pelaksana pekerjaan bagus  dan melibatkan  masyarakat, maka sejumlah 544 kegiatan  dengan besaran 79 miliar  akan betul-betul hasilnya bisa memberikan manfaat bagi  masyarakat. 

Hadir pada pengumuman ini Pimpinan DPRD Kota Yogyakarta, Ketua-ketua Komisi DPRD, Ketua Asosiasi: Lembaga  Pengembangan Jasa Konstruksi, Kadin, Inkindo, Gabungan Pengusaha      Farmasi, Gapensi, Gapeknas,    Gabungan Pengusaha Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium, Ardin,Akli, Akaindo, ABE dan Asosiasi LPMK   Kota Yogyakarta. Serta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah

abi is agusbudi | Tanya Komputer