Detail Berita
CIPTAKAN KETAHANAN NASIONAL MASYARAKAT HARUS IKUT BERTANGGUNG JAWAB
24-06-2008

CIPTAKAN KETAHANAN NASIONAL

MASYARAKAT HARUS IKUT BERTANGGUNGJAWAB

 

 

Ketahanan Nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI, Polri dan Pemerintah namun juga merupakan tanggung jawab bersama antara ketiga unsur tersebut dengan seluruh lapisan masyarakat sampai tingkat terbawah. Demikian disampaikan Walikota Yogyakarta H Herry Zudianto pada Acara Pengarahan dan Pencerahan Dalam Mensikapi Kamtibmas Kota Yogyakarta Tahun 2008 di Ruang Utama Atas Balai Kota Yogyakarta, beberapa waktu lalu (29/4). “Yang bertanggung jawab menjaga ketahanan nasional tidak hanya TNI, tidak hanya Polri, dan Pemerintah, masyarakat juga harus ikut menjaga ketahanan nasional. Bukan hanya di tingkat nasional tapi sampai tingkat wilayah terkecil, yakni desa, kelurahan dan kecamatan” ungkap Herry Zudianto.

Acara yang diprakarsai Poltabes ini menghadirkan narasumber Kapoltabes Kota Yogyakarta Kombespol Agung Budi Maryoto dan Komandan Kodim 0734 Letkol Infantri A Setyahari dan Wakil Ketua I DPRD Kota Ir. Andrie Subiyantoro. Hadir dalam acara itu antara lain aparat dari Muspika se-kota, Lurah, Babinmas, Babinsa, Polmas, Dinas Ketertiban dan unsur Perlindungan Masyarakat.

Dijelaskan oleh Herry Zudianto, musuh ketahanan nasional pada masa sekarang ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan musuh ketika melawan perjuangan kemerdekaan dulu. Pada saat ini musuh ketahanan nasional sangat dinamis, sulit diprediksi, bermacam-macam, bergerak dalam jaringan dan selalu berkembang. Ditambahkan, ancaman ketahanan nasional saat ini meliputi tiga kategori yakni bahaya alam seperti virus HIV/AIDS, flu burung, banjir, pemanasan global, illegal logging, ekplorasi hutan yang berlebihan. Selanjutnya bahaya ekonomi seperti kemiskinan, pengangguran, krisis ekonomi, krisis energi, krisis pangan. Sedangkan yang ketiga adalah bahaya sosial dan politik seperti konflik etnis, agama, budaya, narkoba, kejahatan terorganisir dan perdagangan manusia.

“Ditingkat wilayah ini semua juga harus diwaspadai dan dilakukan pencegahannya, seperti mencegah flu burung, DB, kerusakan atau tidak berfungsinya saluran air sebagai satu bahaya alam. Untuk menangkal bahaya ekonomi perlu dicegah dan diwaspadai berkembangnya gizi buruk, kemiskinan dan kekumuhan lingkungan. Sedangkan bahaya sospol, masyarakat harus mewaspadai tamu-tamu tak dikenal, peredaran narkoba, pertengkaran, perselisihan, KDRT dan perjudian”, kata Herry Zudianto. Agar cita-cita ketahanan nasional dapat efektif, semua pihak baik TNI, Polri, Pemerintah dan masyarakat harus melakukan dialog sesering mungkin sehingga segala potensi yang mengancam ketahanan nasional dapat diantisipasi dan segera bertindak untuk mencegah secara komprehensif dan terkoordinir.

Sementara itu, Kapoltabes Yogyakarta Kombes Agung Budi Maryoto mengatakan, dalam mendukung terpeliharanya ketahanan nasional, perlu diciptakan keamanan  menyeluruh karena keamanan merupakan pilar dan kebutuhan yang sangat penting dalam mendukung terpeliharanya ketahanan nasional. “Kami mendukung sepenuhnya Walikota dalam hal memelihara kamtibmas diperlukan peran seluruh komponen masyarakat maupun pemerintah secara bersama-sama dengan TNI - Polri, terpeliharanya keamanan akan mendukung terpeliharanya ketahanan nasional.

 Dalam kesempatan itu Kapoltabes meminta kepada pemerintah dan masyarakat untuk ikut membantu menjaga keamanan dengan cara membantu aparat keamanan dilingkungan masing-masing, membantu dalam proses ungkap kasus, dan mendukung untuk melakukan kerjasama lintas instansi baik eksekutif, yudikatif maupun bersama komponen masyarakat lainnya.

Sedangkan Komandan Kodim 0734 Letkol Inf. A Setyahari mengatakan, bahwa kamtibmas dan ketahanan nasional sangat erat kaitannya dan saling mempengaruhi sendi-sendi kehidupan masyarakat dalam menangkal dan mengatasi ancaman global. Untuk menghadapi ancaman global agar ketahanan nasional tetap solid perlu dilaksananakan penegakan hukum secara konsisten, membangun kekuatan cinta tanah air dan meningkatkan wawasan kebangsaan, dan kerjasama yang solid seluruh komponen dilapangan.

 

abi is agusbudi | Tanya Komputer