Detail Berita
TARGET PENERIMAAN PBB 2008 Rp. 24 MILIAR
24-06-2008

TARGET PENERIMAAN PBB 2008 Rp. 24 MILIAR

 

 

Dalam acara Pekan Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang digelar beberapa waktu lalu (07/05) bertempat di Pendopo Balaikota mendatangkan sebanyak 625 orang wajib pajak. Tampak hadir bersama wajib pajak lainnya untuk membayar PBB adalah Walikota Yogyakarta H. Herry Zudianto, Wakil Ketua DPRD Kota, GBPH Prabukusumo dan beberapa pejabat di lingkungan pemkot.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah Kota Yogyakarta,  Heru Priya Warjaka mengatakan,  pada Pekan Panutan kami mengundang sebanyak 625 wajib pajak dengan ketetapan sebesar Rp. 3.001.128.111. Heru berharap acara pekan panutan ini dapat sebagai contoh dan sekaligus menjadi motivasi awal dari semangat warga yang lain, bahwa kewajiban pajak khususnya PBB di Kota Yogyakarta segera bisa diselesaikan.

Dikatakan bahwa setiap tahunnya kegiatan seperti ini mendapat masukan antara Rp. 1.5 - 2 miliar per pekan.  Pekan Panutan ini rencananya akan diteruskan sampai ke tingkat wilayah dan diselenggarakan sampai akhir tahun pajak 2008. Adapun target penerimaan PBB untuk tahun ini adalah sekitar Rp. 24 miliar.  Angka tersebut mengalami kenaikan yang semula Rp. 22 miliar menjadi Rp. 24 miliar. Lebih lanjut Heru menjelaskan, untuk menaikan angka Rp. 2 miliar merupakan tantangan besar bagi KPPD Kota Yogyakarta. Karena menurutnya, dilihat pada trend kuartal pertama yakni bulan Januari, Februari dan Maret  terjadi penurunan pembayaran PBB. Namun untuk bulan April 2008 dibanding tahun lalu (2007) mengalami surplus sekitar Rp. 200 juta. 

Heru menambahkan, secara keseluruhan total penerimaan selama  kuartal pertama tahun 2008 mengalami penurunan. Dikarenakan banyak hal yang terjadi di masyarakat  seperti kemampuan keuangan sejalan dengan kondisi perekonomian masih dalam keadaan cukup berat. Kepala KPPD menyadari untuk mencapai penerimaan sesuai target memang harus membutuhkan waktu. “Untuk itu pihaknya optimis dan berupaya untuk mengawal masyarakat agar dalam situasi apapun dapat menyelesaikan kewajibannya membayar pajak, sehingga penerimaan pajak dari PBB memenuhi target”, ungkap Heru.

Sementara itu, Walikota Yogyakarta H. Herry Zudianto, mengatakan pada hakekatnya suatu negara dan pemerintahan dibentuk mempunyai tiga tugas utama yakni  melindungi, memajukan dan mensejahterakan rakyatnya. Untuk ketiga tugas ini tentunya pemerintah juga membutuhkan suatu sumber pembiayaan. Sumber pembiayaan yang dimiliki seperti dari sumber daya alam, asset yang dikelola langsung oleh pemerintah  ditambah adanya partisipasi dari masyarakat. Dimana sebagian hasil kekayaan dan pendapatannya disumbangkan kepada negara untuk membiayai jalannya roda kepemerintahaan. Walikota menambahkan 10 persen  pajak PBB ini diberikan kepada  pemerintah pusat dan 90 persen dikembalikan kepada pemerintah daerah, dimana Pemkot Yogyakarta mendapat  64 persen dan selebihnya Pemda Propinsi.

Sebagai perimbangan atas partisipasi masyarakat dalam membayar pajak untuk pembiayaan jalannya pemerintahan, Walikota meyatakan komitmennya untuk mempertanggung jawabkannya  dengan terus berusaha  mewujudkan  pemerintahan yang baik dan bersih mengutamakan tranparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat. “Karena apabila  kami  tak mampu melaksanakan  pemerintahan yang baik dan bersih, itu artinya kami mengingkari komitmen  dan kesepakatan dengan  rakyat”, ujar Walikota.

Walikota berharap dengan adanya rasa saling percaya antara pemerintah dan masyarakat wajib pajak, kegiatan pembayaran pajak akan menjadi sebuah  kebutuhan dan kerelaan, bukan suatu kewajiban. Dengan demikian pola hubungan antara negara dan masyarakat dalam memenuhi hak dan kewajiban didasari dengan rasa percaya atau trust. Walikota mewakili Pemkot Yogyakarta  menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada warga masyarakat Kota Yogyakarta yang dengan sadar dan rela,  berkomitmen membantu penyelenggaraan pemerintahan termasuk Pemkot Yogyakarta melalui pembayaran pajak.

Usai memberikan sambutan, Walikota Yogyakarta mengawali Pekan Panutan Pembayaran PBB dengan melunasi semua pajak PBB dari 22 perusahaan miliknya dan  diikuti para wajib pajak lainnya. Pekan Panutan Pembayaran PBB dimeriahkan dengan pembagian doorprize menyediakan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor roda dua dan beberapa hadiah lainnya.(@mix)

 

abi is agusbudi | Tanya Komputer