Detail Berita
WARGA MASYARAKAT MERGANGSAN LAKUKAN PELATIHAN JURNASLITIK
24-06-2008

WARGA MASYARAKAT MERGANGSAN

LAKUKAN PELATIHAN JURNALISTIK

 

Tak kurang dari 100 orang warga Kecamatan Mergangsan yang terdiri dari unsur Ketua RW, LPMK, Lurah, PKK, Karang Taruna dan Lembaga Sosial, beberapa waktu lalu Sabtu (29/03) bertempat di pendopo kecamatan setempat mengikuti pelatihan jurnalistik. Penyelenggaraan pelatihan ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat madani berbasis informasi dimana masyarakat memiliki wawasan untuk menyampaikan pendapatnya guna mendukung pelaksanaan pembangunan. Demikian disampaikan Camat Mergangsan, Drs. Nur Hidayat.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pelatihan jurnalistik ini merupakan inisiatif warga yang dipelopori bapak Gunawan K.Wibisono ketua RW. 08 juga berprofesi sebagai pengajar di Lembaga Pelatihan Jurnalistik Bernas Jogja (LPJB). Kegiatan ini merupakan yang pertama di Kota Yogyakarta, sehingga diharapkan dapat menjadikan contoh di wilayah lain. Melalui pelatihan jurnalistik ini diharapkan para tokoh masyarakat dapat lebih aktif berperan serta dalam pelaksanaan pembangunan dengan memberikan opini melalui media sebagai bahan masukan pembuatan kebijakan, ungkap Camat Mergangsan.

Peserta pelatihan mendapa pengetahuan tentang kode etik jurnalistik, bagaimana menulis opini yakni menyampaikan aspirasi kita, bagaimana membuat press release. Sehingga dapat menyampaikan bahan-bahan tulisan yang mudah dimengerti dan tidak menimbulkan salah tafsir, kata Gunawan K. Wibisono.

Sementara itu Wakil Walikota, H. Haryadi Suyuti mengatakan ide dan gagasan memang banyak namun sulit untuk dituangkan dalam bentuk tulisan. Dengan demikian melalui pelatihan jurnalistik ini diharapkan para tokoh masyarakat dapat mengolah informasi dalam bentuk tulisan untuk kemudian disampaikan ke media massa. Pembangunan yang baik adalah yang pada ujungnya menghasilkan partisipasi masyarakat. Dan untuk sampai pada partisipasi melalui beberapa tahapan yakni kepercayaan (trust), jika masyarakat sudah percaya maka selanjutnya muncul komunikasi yang pada akhirnya akan timbul informasi, kritik dan saran yang pada akhirnya memunculkan partisipasi masyarakat  secara positif dalam pelaksanaan pembangunan.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa saat ini Pemkot mempunyai Media Info Kota (MIK) yang didistribusikan hingga ke lingkungan RT merupakan media dan sebagai wahana komunikasi antara Pemkot dengan warga masyarakat. Jika nantinya para warga masyarakat mempunyai kemampuan menuangkan ide dan gagasan melalui tulisan akan dibuatkan rubrik khusus seperti ”dari RW ke RW” yang dapat menjadi best practice.(Ttk)

                       

                       

abi is agusbudi | Tanya Komputer