Detail Berita
MENJADI LANSIA SEHAT DAN SEJAHTERA
17-06-2008

MENJADI LANSIA SEHAT DAN SEJAHTERA

 

Menjadi tua adalah proses alamiah yang tidak bisa ditolak oleh siapapun.

Menikmati hidup di hari tua dengan kondisi sehat dan bugar, sejahtera, mandiri serta produktif tentu menjadi idaman dan kebanggaran tersendiri.

Hidup sebagai lansia harus berlandaskan semangat

 untuk berbuat sesuatu yang lebih baik dari hari ke hari.

 

Pemerintah Kota Yogyakarta sangat berkepentingan dengan keberadaan lansia yang produktif, mandiri dan terampil untuk berperan aktif mengisi dan mendukung pembangunan serta sebagai penyemangat bagi generasi muda agar mau terus berkreasi dan berinovasi sesuai tuntutan jaman. Banyaknya jumlah lansia di suatu kota merupakan salah satu tanda keberhasilan pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan bahagia sehingga dapat mencapai usia yang panjang. Secara nyata, peran aktif seseorang yang telah lanjut usia dalam mengisi dan mendukung pembangunan masih sangat dibutuhkan. Mengingat bahwa lansia merupakan kelompok yang telah merasakan asam garam kehidupan sehingga memiliki pengalaman hidup yang matang dibutuhkan untuk menjadi suri tauladan bagi generasi muda dalam menghadapai tantangan di era globalisasi yang semakin berat.

Hal itu disampaikan Walikota Yogyakarta Herry Zudianto ketika membuka  Sarasehan Forum Komunikasi Lanjut Usia Kecamatan Dan Paguyuban Lanjut Usia Kelurahan Se-Kota Yogyakarta, di Ruang Utama Atas Balikota, belum lama (23/04).

Menurut Walikota, sesungguhnya para lansia bisa tetap produktif dalam menjalani hari tuanya asal pandai mencermati dan kemudian memanfaatkan peluang yang ada. Untuk itu butuh sikap mengenal diri sendiri agar mengetahui bahwa dirinya memiliki potensi. Meskipun lebih banyak tinggal di rumah, lansia bukan berarti diam di tempat. Dirumah jangan hanya sekedar bangun pagi, sarapan kemudian melamun, tetapi dapat diisi dengan mengkaji berbagai aspek kehidupan semisal keagamaan, sosial, politik, kesehatan dan lain sebagainya. Para lansia dapat aktif dengan seribu satu macam cara sesuai dengan tingkat pendidikan dan latar belakang sosialnya agar tetap enerjik dan terhindarkan dari penyakit pikun.

Walikota berharap, dengan keaktifan lansia dalam berorganisasi dapat menemukan dunia baru yang mampu memberi semangat hidup. Keberadaan Forum Komunikasi Lanjut Usia Kecamatan dan Paguyuban Lanjut Usia Kelurahan semoga dapat menjadi wahana bersama dalam menumbuhkembangkan dan mendayagunakan potensi lansia dalam kegiatan ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Menjadi media untuk bersosialisasi dan membina jejaring kerja sesama anggota, menjalin kerja sama dengan berbagai instansi terutama dalam bidang pelayanan sosial. Selain itu, dengan berhimpun dalam organisasi, para lansia dapat bertukar pikir dan berbagi pengalaman untuk menemukan solusi bagi permasalahan seputar lansia.

Sarasehan dihadiri oleh Pengurus Forum Komunikasi Lansia Kecamatan, Pengurus Paguyuban Lansia Kelurahan, Kepala Puskesmas, dan instansi terkait. Menghadirkan narasumber  Ketua TP PKK Kota Yogyakarta Ibu Hj Dyah Suminar, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dr Choirul Anwar, dan dari Komisi Lanjut Usia Kota Yogyakarta.

Ibu Dyah Suminar pada kesempatan itu menyampaikan substansi UU no 13 tahun 1998, bahwa sebagai penghormatan dan penghargaan kepada lanjut usia diberikan hak untuk meningkatkan kesejahteraan diantaranya : pelayanan keagamaan dan mental spiritual, kesehatan, kesempatan kerja dan bantuan sosial. Namun lansia juga mempunyai hak untuk membimbing dan memberi nasihat secara arif dan bijaksana berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya, mengamalkan dan mentransformasikan ilmu pengetahuan, dan memberikan keteladanan dalam segala asek kehidupan kepada generasi penerus.

Sementara itu menurut dr Choirul Anwar, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan telah menyusun berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas hidup lanjut usia dengan menggunakan paradigma sehat yaitu lebih mengutamakan promotif, preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif. Sasaran dari berbagai kegiatan tersebut adalah para lanjut usia dan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) khusus lanjut usia meliputi kelompok lansia di tingkat RW, paguyuban lansia di tingkat kelurahan dan forum komunikasi lansia di tingkat kecamatan. Disamping itu juga perlu adanya koordinasi antara Puskesmas, Dinas Kesehatan, Stakeholder, Dinkesos, PKK dan lainnya untuk kelancaran kegiatan lanjut usia.

Di Kota Yogyakarta jumlah penduduk lanjut usia atau yang berumur lebih dari 60 tahun pada tahun 2007 tercatat kurang lebih 48.092 jiwa atau sekitar 9,2% dari total penduduk. Sedangkan jumlah penduduk pra lansia atau yang berumur 45 tahun sampai dengan 56 tahun adalah kurang lebih 60.462 jiwa. Hingga Maret 2008 telah terbentuk 549 kelompok lansia dan 466 kelompok diantaranya akan mendapatkan bantuan sebesar @ Rp 500.000,- dari Pemkot Yogyakarta. Sedang sisanya akan dianggarkan pada Tahun 2009 dinilai menurut strata kelompok lansia sejumlah kelompok lansia yang terdaftar. (ismix)

 

 

abi is agusbudi | Tanya Komputer