Detail Berita
SISWA BOLOS TERJARING OPERASI PEMBINAAN PELAJAR
17-06-2008

SISWA BOLOS TERJARING OPERASI PEMBINAAN PELAJAR

 

Pemerintah Kota Yogyakarta terus meningkatkan operasi pembinaan pelajar menjelang pelaksanaan ujian sekolah. Tim Operasi Pembinaan Pelajar Pemkot yang terdiri dari unsur Dinas Pendidikan, Dinas Ketertiban, Poltabes, Kantor Kesbangpor dan Badan Informasi Daerah belum lama ini Kamis (3/4) melakukan operasi dan menjaring empat pelajar yang meninggalkan jam pelajaran.

Dalam melakukan operasi pembinaan pelajar kali ini, petugas menyisir lokasi yang sering dijadikan tempat nongkrong siswa yang keluyuran saat jam pelajaran. Di wilayah Kecamatan Kraton antara lain Sindurejasan, komplek Magangan dan pasar Ngasem. Dalam operasi pembinaan pelajar itu petugas berhasil menjaring empat pelajar yang sedang kedapatan di sebuah warung makan yang berada di daerah Sindurejasan Kecamatan Kraton.

Kepada petugas, Ahm. seorang pelajar dari  SMK yang kepergok di wumah makan itu berkilah kalau sedang istirahat, sementara Ad. mengaku jam sekolah telah usai. Namun setelah dicek oleh petugas dengan memanggil satpam sekolahan yang bersangkutan, ternyata siswa-siswa tersebut memang terbukti membolos meninggalkan salah satu mata pelajaran yang tengah berlangsung. Pelajar yang terjaring tersebut selanjutnya diminta untuk mengisi surat pernyataan oleh petugas. Penyisiran dilanjutkan ke tempat-tempat yang ditengarai biasa dijadikan nongkrong pelajar yang bolos, tetapi tidak menjumpai seorangpun pelajar yang berada di tempat tersebut.

Menanggapi hasil operasi yang hanya berhasil menjaring empat siswa tersebut, koordinator operasi pembinaan pelajar, Adi suryo mengatakan, mungkin dengan intensitas pelaksanaan operasi pelajar sebelumnya, dan hasilnya diekspose di media, menjadikan para siswa sadar untuk tidak keluyuran di tempat umum pada saat jam pelajaran.(and)

abi is agusbudi | Tanya Komputer