Detail Berita
STIKERISASI BAGI KELUARGA MISKIN DI KOTA YOGYAKARTA
17-06-2008

STIKERISASI  BAGI KELUARGA MISKIN DI KOTA YOGYAKARTA

 

 

Mulai April 2008 ini Pemerintah Kota Yogyakarta memasang stiker pada rumah 26.685 Kepala Keluaga pemegang Kartu Menuju Sejahtera ( KMS ).  Dengan harapan program pengentasan kemiskinan bisa tepat sasaran. Stiker ini wajib ditempel di pintu rumah, sehingga apabila  suatu keluarga dengan alasan tertentu tidak berkenan rumah tinggalnya di tempeli stiker KMS ini, berarti  menyatakan bahwa dirinya bukan lagi termasuk warga miskin yang berhak mendapatkan KMS. Dan Pemerintah Kota  mencatat status warga bersangkutan sebagai pemegang KMS, demikian penjelasan Tri Hastono Kasi Peningkatan Potensi Sumber Daya Kesejahteraan Sosial pada Dinas Kesejahteraan Sosial Kota Yogyakarta. Dengan demikian fungsi dari stiker ini adalah sebagai kontrol masyarakat, artinya nantinya masyarakat dengan mudah menilai keberadaan keluarga tersebut nyata-nyata miskin atau tidak. Dengan diberikan stiker ini berarti keluarga miskin di Kota Yogyakarta telah memiliki 2 tanda fisik yaitu Kartu Menuju Sejahtera (KMS) dan Stiker yang ditempelkan pada rumahnya. Sehingga masyarakat dapat dengan cermat keluarga mana yang layak dapat KMS.

Masih menurut Tri Hastono, ada 3 jenis dan warna stiker yang akan ditempel pada keluarga miskin, yaitu : 1. KMS (Kartu Menuju Sejahtera) I dengan warna biru untuk keluarga miskin dengan ketegori fakir miskin. 2. KMS (Kartu Menuju Sejahtera) II dengan warna merah untuk keluarga miskin dengan kategori miskin. 3. KMS (Kartu Menuju Sejahtera) III dengan warna hijau untuk keluarga miskin dengan kategori hampir miskin. Kesemua kategori tersebut merupakan kelompok masyarakat yang digolongkan miskin dan ditetapkan layak sebagai penerima berbagai jaminan, terutama jaminan kesehatan dan jaminan pendidikan. Stikerisasi ini juga dalam rangka updating data, karena pada saat dipasang stiker ini belum diikuti data yang baru.  

Adapun jumlah data KMS (Kartu Menuju Sejahtera) di Kota Yogyakarta adalah : Keluarga Fakir Miskin  jumlahnya 1.436 KK  dengan 4.052 jiwa, Keluarga Miskin jumlahnya 13.334 KK dengan 43.609 jiwa, Keluarga Hampir Miskin  jumlahnya 11.915 KK  dengan  42.157 jiwa

Menurut Keputusan Walikota No. 470/KEP/2007 parameter yang membedakan keluarga miskin adalah Keluarga Fakir Miskin  jumlah bobotnya 76 – 100, Keluarga Miskin jumlah bobotnya 51 – 75, Keluarga Hampir Miskin jumlah bobotnya 31 – 50, Tidak Miskin jumlah bobotnya 0 - 30. Dalam pelaksanaan pemasangan stiker ini pemerintah kota akan menerjunkan 5 orang personil untuk pemasangan stiker berasal dari unsur staf Kelurahan 1 orang  sebagai koordinator dan 4 orang petugas lapangan dari unsur sosial kemasyarakatan. Menurut rencana pemasangan stiker ini akan berakhir sampai bulan Juni 2008 bertepatan dengan update terbaru data penerima KMS.

Sedangkan data penduduk miskin ber – KTP Kota Yogyakarta dengan jumlah keseluruhan ada 89.818. Jumlah tiap-tiap kecamatan adalah sebagai berikut: Kecamatan Tegalrejo jumlah keluarga miskin ada : 8.966, Kecamatan Jetis jumlah keluarga miskin ada 6.877, Kecamatan Gondokusuman jumlah keluarga miskin ada 7.616; Kecamatan Danurejan jumlah keluarga miskin ada 6.071; Kecamatan Gedongtengen jumlah keluarga miskin ada 5.375; Kecamatan Ngampilan  jumlah keluarga miskin ada 4.513; Kecamatan Wirobrajan jumlah keluarga miskin ada 6.998;  Kecamatan Mantrijeron jumlah keluarga miskin ada 6.706;  Kecamatan Kraton jumlah keluarga miskin ada 4.292; Kecamatan Gondomanan jumlah keluarga miskin ada 4.287; Kecamatan Pakualaman  jumlah keluarga miskin ada 2.666; Kecamatan Mergangsan jumlah keluarga miskin ada 7.134; Kecamatan Umbulharjo jumlah keluarga miskin ada 11.755, Kecamatan Kotagede jumlah keluarga miskin ada : 6.562

            Pemerintah Kota berharap kepada masyarakat agar menyampaikan informasi lewat Dinas Kesejahteraan Sosial ( Dinkesos ) apabila ditemukan secara fisik sosial ekonomi tidak miskin namun mempunyai KMS ( Kartu Menuju Sejahtera ) dan rumahnya ditempeli stiker.(wien)

abi is agusbudi | Tanya Komputer