Detail Berita
BPS AKAN SURVEY RUMAH TANGGA SANGAT MISKIN
19-04-2008

DUKUNG PROGRAM KELUARGA HARAPAN,

BPS AKAN SURVEY RUMAH TANGGA SANGAT MISKIN

 

Terkait dengan kemiskinan, Pemerintah Indonesia saat ini tengah gencar melaksanakan berbagai program penanggulangan baik melalui kebijakan makro yang bersifat tidak langsung maupun kebijakan bersifat langsung. Kebijakan penanggulangan kemiskinan yang bersifat langsung, dan bantuan untuk masyarakat miskin dilakukan melalui berbagai bentuk program antara lain Askeskin, Raskin, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan berbagai bentuk program lainnya. Saat ini, pemerintah pun memperkaya program penanggulangan kemiskinan dengan lebih komprehensif dan transformatif melalui Program Keluarga Harapan.

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program perlindungan sosial melalui pemberian bantuan tunai. Bantuan tersebut diberikan kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Pemanfaatan PKH dipersyaratkan untuk mengirim anaknya (0 - 6 th) dan membawa ibu hamil  ke Puskesmas dan atau menyekolahkan anak usia 5 -17 tahun. Salah satu tujuan pokok PKH adalah untuk mentransformasikan kehidupan keluarga sangat miskin ke tingkat mutu kehidupan yang lebih baik, yaitu dengan cara memutuskan pewarisan kemiskinan melalui pengembangan sumber daya manusia usia dini. Untuk mencapai tujuan ini melalui PKH diupayakan merubah perilaku keluarga miskin untuk memberikan perhatian yang besar  kepada pendidikan dan kesehatan anaknya. Program ini juga akan mendorong daerah untuk menyediakan infrastruktur pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan.

Dalam rangka mendukung Program Keluarga Harapan (PKH) dari Menteri Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta akan mengadakan pendataan Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) pada bulan September sampai dengan Nopember 2007. Demikian disampaikan oleh Kepala BPS Kota Yogyakarta, Ir Arina Yulianti di Balaikota, belum lama ini. ”Guna mendukung program keluarga harapan dari Menteri Sosial, BPS akan mengadakan Pendataan Rumah Tangga Sangat miskin melalui survey Pelayanan Dasar Kesehatan dan Pendidikan tahun 2007” kata ArinaYulianti.

Dijelaskan pula, survei pelayanan dasar kesehatan dan pendidikan ini merupakan pendataan untuk mendapatkan data mikro rumah tangga sangat miskin calon penerima Bantuan Tunai Bersyarat (BTB) serta data fasilitas kesehatan dan pendidikan dasar untuk memenuhi keperluan KPH.

Lebih lanjut disampaikan, PKH merupakan program pemerintah untuk mengurangi kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan cara pendekatan sistem perlindungan sosial, yang berupaya menyekolahkan anak usia wajib belajar, memeriksa kesehatan ibu hamil, dan memperhatikan kesehatan anak-anak dari rumah tangga sangat miskin.

Ditambahkan oleh Ir Arina Yulianti, berdasarkan paparan yang disampaikan oleh Menteri Sosial RI di Jakarta beberapa waktu lalu, sasaran program keluarga harapan ini ditujukan untuk 500.000 RTSM, dengan anak usia 0-15 tahun dan atau ibu hamil pada saat registrasi, dan penerima program SLT yang dirangking kembali berdasarkan metodologi yang disempurnakan untuk mengurangi exclusion dan inclusion error pada data SLT.

Untuk mendukung pelaksanaan pendataan rumah tangga sangat miskin ini, BPS Kota Yogyakarta telah menyiapkan 105 petugas yang terdiri dari Petugas Pencacah Rumah Tangga Sangat Miskin 36 orang, Koordinator Tim 18 Orang, Petugas Pengawas 6 Orang, Petugas pendata fasilitas desa (fasdes) 14 orang, Pemeriksa fasdes 3 orang dan Koordinator Statistik Kecamatan 14 orang.

abi is agusbudi | Tanya Komputer