Detail Berita
Pemkot Sediakan 75 Juta Bagi Penyandang Cacat
18-10-2007

Pembangunan kesejahteraan sosial sebagai bagian integral dari Pembangunan Nasional, mengupayakan agar tidak seorang pun warga negara termasuk penyandang cacat tertinggal dan tidak terjangkau dalam proses pembangunan. Para penyandang cacat diusahakan agar memperoleh hak dan kesempatan yang sama dalam mengembangkan kemampuan dirinya dalam segala aspek kehidupan di masyarakat.

Penyandang cacat sebagai individu pada hakekatnya masih memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui beberapa program atau kegiatan pelayanan rehabilitasi sosial penyandang cacat.

Data penyandang cacat di wilayah Propinsi DIY ada 23.737 orang, terdiri dari 17.232 orang usia di atas 21 tahun, dan anak cacat ada 5.505. Sedangkan populasi penyandang cacat menurut Kabupaten / Kota di Propinsi DIY, tertinggi ada di wilayah Kabupaten Gunungkidul, urutan kedua Kabupaten Sleman dan urutan ketiga Kabupaten Bantul. Sedangkan urutan terkecil ada di wilayah Kota Yogyakarta dengan jumlah penyandang cacat sebesar 308 orang (sumber : Dinas Sosial Propinsi DIY, 2005).

Penanganan penyandang cacat di wilayah Kota Yogyakarta menurut Drs. Sih Harto, Kepala Seksi Rehabilitasi Penyandang Masalah Sosial, Dinas Kesejahteraan Sosial Kota Yogyakarta menjelaskan, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesejahteraan Sosial pada tahun 2006 bekerjasama dengan LSM Griya Manunggal memenyelenggarakan berbagai kegiatan. Antara lain mengadakan kursus komputer braile bagi 20 anak penyandang cacat netra. Memberikan fasilitasi rehabilitasi masalah sosial berupa pemberian bantuan untuk pembelian alat yang dibutuhkan bagi para penyandang cacat sebanyak 44 orang dan khusus penyandang cacat pasca gempa bumi sebanyak 84 orang. Dinas Kesejahteraan Sosial Kota Yogyakarta melalui IKPSM (Ikatan Keluarga Pekerja Sosial Masyarakat) pada tahun 2006 juga memberikan stimulan modal usaha kepada 48 orang penyandang cacat sebesar Rp. 46.530.000. Bantuan sebesar itu diharapkan dapat meningkatkan usaha ekonomis dan kesejahteraan sosial penyandang cacat.

Pemerintah Kota Yogyakarta dengan dana APBD 2007 melalui Dinas Kesejahteraan Sosial Kota Yogyakarta menganggarkan bagi program rehabilitasi masalah sosial sebesar Rp. 75.000.000.  Khususnya bagi penyandang cacat di wilayah Kota Yogyakarta yang sangat membutuhkan alat bantu dan stimulan modal usaha. Bagi para penyandang cacat yang  ingin mendapatkan bantuan program tersebut, dapat mengajukan proposal ditujukan kepada Dinas Kesejahteraan Sosial Kota Yogyakarta, Jl. Kenari 56 Yogyakarta, melalui Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dengan diketahui IKPSM, Lurah dan Camat setempat. Atau bisa juga dilakukan melalui Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) setempat, demikian ditambahkan Drs. Sih Harto. 

Dengan penumbuhan dan pengembangan pelayanan penyandang cacat, diharapkan semakin mampu menguatkan motivasi dan ketrampilan seluruh komponen masyarakat dalam penanganan penyandang cacat. Demikian pula dengan adanya kesinambungan dan ketuntasan upaya penanganan kecacatan melalui kerja sama dan keterpaduan dari berbagai perangkat instansi sektoral dan partisipasi masyarakat diharapkan upaya penanganan penyandang cacat semakin mantap.

abi is agusbudi | Tanya Komputer